When The Storm is Over…
Saturday, November 18th, 2006AKHIRNYA!!
Yah, hanya satu kata itulah yang terus gw ucapkan setelah a long and winding road menyelesaikan tugas perspektif dua titik hilang. Hmm. Belum terlalu puas sama hasil akhirnya, tapi paling tidak ada peningkatan progress dari tugas2 yang lalu: gw berhasil menyelesaikannya tanpa harus tidak tidur dua hari berturut-turut. Hehe,, emang tugas begituan ngga bisa dikebut sih, harus dicicil.
Akhirnya gw dan teman-teman merayakannya dengan pergi ke Ciwalk buat makan siang (iya, makan siang!!) sambil menunggu solat Jumat. Hmm.. foya-foya. Dosa yang paling nikmat. (well,among other things. lol!) Sehabis makan, kami bernostalgia jaman smp dengan pergi ke Timezone dan main apa? Of course, Dance Dance Revolution! Well, we needed to burn away those calories we had sinfully eaten during lunch. ;-p
Udah gitu sorenya abis kuliah Dasar Rekayasa Arsitektur (yang gw lalui dengan 2 jilid komik Deathnote), waktunya berpacaran!! Cihuy. Akhirnya waktu yang dinanti tiba juga, setelah beberapa kali mengalami penundaan (it’s all because of that damned ‘perspektif’!!), dia menunggu saya di atas motornya. Tadinya qt mau nonton The Departed di Blitz Megaplex karena saya belum pernah ke sana. (Believe me, setelah libur lebaran, baru kemarin itu saya menginjak lantai mall lagi!!) Tapi sialnya udah nggak ada. Trus mau nonton Casino Royale, tapi menurut beberapa referensi, it was horrible. Jadi akhirnya nonton You, Me and Dupree. Lumayan, I needed some laugh, dan butuh film yang nggak perlu dicerna dan direnungi berat-berat.
*hey. do you know that they have ‘lover’s seats’ in Blitz Megaplex?? all you sinners gotta try it. haha*
Lalu pulangnya kami pulang bermotor di bawah bintang-bintang. Hmm.. Dingin sekali, yang jelas. Dan gw yang bodoh ini lupa bawa jaket! Maka pacarku yang baik itu pun memaksakan untuk meminjamkan jaketnya, padahal dya lagi sakit. Huhu,, kasian.
And we talked, and talked, and talked about everything. Gosh, I’ll never have too many words with him cuz we just love talking to each other. And during the talks, I got to smell his body. Hmm. Lovin’ that smell. (walaupun dya marah2 karena merasa belum mandi: "Nyindir ya? saya emang bau!" hahaha.)
Can’t believe that I almost lost him again. He made some mistakes and I did too. Hopefully this time we’ll both be better persons.
Tak terasa jarak begitu singkat jika dilalui dengan kata-kata. Saya pun harus pulang dan melihatnya pergi ketika pintu gerbang ditutup.
I wish the night still had more time on us..
then I would just hold you tight beside me, and not letting go.
Spending time with you is always beautiful.
Pagi ini aku terbangun dalam euforia,
nothing else I wanted to do but smiling…
Untuk kemudian tersadar: ada tugas-tugas lain menanti esok hari.
Damn…